
PESISIR MEDIA.COM – BANJARBARU – Dalam rangka mewujudkan dan mendukung program 100 hari kerja Walikota Banjarbaru Erna Lisa Halaby – Wartono, Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Banjarbaru menganggarkan 2,525 miliar rupiah untuk bantuan peningkatan kualitas rumah swadaya untuk rumah tidak layak huni se Kota Banjarbaru tahun anggaran 2025.
Menurut kepala bidang Permukiman dan Pertanahan Dinas Perkim Kota Banjarbaru Supardi Afriyanto, di tahun anggaran 2025 ini Pemerintah Kota Banjarbaru menggelontorkan anggaran program bedah rumah tidak layak huni untuk membantu masyarakat tidak mampu sebanyak 101 unit dengan total anggaran yang bersumber dari APBD sebesar 2,525 miliar,” ungkap Supardi Apriyanto.

“Diantara syarat atau kriteria masyarakat yang bisa mendapatkan bedah rumah diantaranya warganya benar-benar berada dibawah garis kemiskinan dan memiliki lahan milik sendiri yang dibuktikan alas hak seperti SKT, Sporadik atau Sertipikat,” ujar Kabid Permukiman dan Pertanahan Kota Banjarbaru ini.
Salah seorang penerima manfaat bedah rumah di Kelurahan Landasan Ulin Tengah Kecamatan Liang Anggang Andi yang berdomisili di RT.11 RW.03 jalan pelipisan komplek Citra Bangun Persada Kota Banjarbaru merasa bersyukur mendapat program bedah rumah tidak layak huni dari Pemko Banjarbaru.
Menurut Andi untuk perbaikan program bedah rumah, warga penerima manfaat mendapatkan dana sebesar 25 juta rupiah perunit termasuk biaya untuk tukang,” ujarnya.
Sementara itu berdasarkan data hasil verifikasi dari Dinas Perkim dari total warga penerima manfaat program bedah rumah diantaranya 1 orang di Kelurahan Loktabat Utara, 1 orang di Guntung Paikat, 3 orang di Guntung Payung, 3 orang di Guntung Manggis, 5 orang di Syamsuddin Noor, 2 orang di Landasan Ulin Utara, 2 orang di Sungai Tiung, 51 orang di kelurahan Cempaka.



