KALSELPEMBANGUNANPEMERINTAHAN

Pembebasan Lahan Jalan Pendekat Jembatan Pulau Laut Jadi Kewenangan Kabupaten, Progres Konstruksi Terus Dikawal

Pesisir media.com, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus mengawal pembangunan Jembatan Pulau Laut yang diproyeksikan menjadi salah satu ikon infrastruktur Kalimantan Selatan.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan, Robby Cahyadi, menjelaskan bahwa pembebasan lahan jalan pendekat Jembatan Pulau Laut merupakan kewenangan dan dianggarkan oleh masing-masing pemerintah kabupaten.

“Untuk sisi Kabupaten Tanah Bumbu, pembebasan lahan jalan pendekat insyaallah sudah bebas. Sementara untuk sisi Kabupaten Kotabaru, direncanakan penganggaran Feasibility Study (FS) pembebasan lahan pada tahun 2026, dan dilanjutkan dengan penganggaran serta pelaksanaan pembebasan lahan pada tahun 2027 oleh pemerintah kabupaten,” ujarnya.

Robby menambahkan, Tim Ahli Gubernur (TAG) memberikan perhatian khusus terhadap ketertiban administrasi dalam setiap tahapan pembangunan Jembatan Pulau Laut. Hal tersebut dinilai penting agar proyek strategis ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kalimantan Selatan.

Selain itu, TAG juga menekankan agar seluruh aspek legalitas pekerjaan dipenuhi secara menyeluruh, mulai dari perizinan, Feasibility Study (FS), hingga kelengkapan dokumen teknis lainnya. Dari sisi pelaksanaan, pekerjaan dipastikan berjalan selama 24 jam, dengan pengawasan ketat terhadap penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“Mitigasi risiko harus disiapkan sejak awal untuk mengantisipasi potensi kegagalan bangunan atau struktur. Jangan sampai ada risiko yang dapat membahayakan keselamatan jiwa manusia,” tegas Robby.

Terkait progres, Robby mengakui bahwa hingga saat ini pembangunan Jembatan Pulau Laut belum mencapai 100 persen. Namun demikian, pelaksana pekerjaan tetap diberikan kesempatan melalui perpanjangan masa pelaksanaan, yang disertai dengan pengenaan denda sesuai ketentuan kontrak.

Adapun pekerjaan yang sedang dilaksanakan di lapangan saat ini meliputi preboring untuk bore pile, serta pembangunan struktur tambahan berupa pilecap, kolom, dan pier head.

Related Articles

Back to top button