
Jelang Championship, Stadion 17 Mei Dikebut, Fasilitas Suporter Jadi Perhatian
PESISIR MEDIA.COM – BANJARMASIN – Persiapan Stadion 17 Mei Banjarmasin terus dimatangkan menjelang bergulirnya kompetisi Championship musim mendatang.
Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Hasnuryadi Sulaiman meninjau langsung kondisi stadion pada Sabtu sore (29/8/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses penyelesaian akhir berjalan sesuai kebutuhan sekaligus mengecek kesiapan fasilitas bagi pemain, panitia, suporter hingga masyarakat.
Stadion 17 Mei diproyeksikan kembali menjadi markas PS Barito Putera dalam kompetisi yang dijadwalkan mulai 12 September 2026.

Hasnuryadi yang juga Owner PS Barito Putera mengatakan, kesiapan stadion memiliki arti penting bagi masyarakat Banua. Menurutnya, sepak bola dan Barito Putera memiliki ikatan kuat dengan masyarakat Kalimantan Selatan.
“Kita tentunya ingin menjalankan apa yang menjadi kecintaan masyarakat Banua Kalimantan Selatan tercinta melalui olahraga, khususnya cabang sepak bola dalam hal ini Barito Putera,” ujar Hasnuryadi.
Ia menyebut progres pekerjaan Stadion 17 Mei terus berjalan dan penyelesaian tahap finishing diharapkan dapat dituntaskan sebelum kompetisi dimulai.
“Menjelang musim Championship yang akan bergulir 12 September ini, kita melihat kesiapannya langsung seperti apa. Insyaallah dalam penyelesaian finishing akan selesai,” katanya.

Hasnuryadi menegaskan, kesiapan stadion tidak hanya berkaitan dengan kelayakan lapangan. Keamanan dan kenyamanan penonton juga menjadi perhatian.
Salah satunya fasilitas bagi penyandang disabilitas. Ia berharap Stadion 17 Mei dapat menjadi ruang publik yang bisa dinikmati seluruh masyarakat.
“Kami juga ingin ini rumah untuk semua. Nanti mudah-mudahan Pak Gubernur berkenan juga kita tingkatkan, misalnya untuk penyandang disabilitas,” paparnya.
Keselamatan anak-anak yang datang menyaksikan pertandingan juga menjadi perhatian. Sejumlah akses di dalam stadion, khususnya tangga, diharapkan dapat ditingkatkan agar lebih aman.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kalimantan Selatan M. Yasin Toyib mengatakan, hasil peninjauan tersebut langsung ditindaklanjuti melalui rapat untuk memetakan kebutuhan infrastruktur yang masih perlu dibenahi.
Sebagian kebutuhan tersebut akan dipersiapkan untuk penganggaran melalui APBD murni 2027.
“Tadi kita ada rapat dipimpin Pak Wagub. Ada beberapa catatan yang harus kita persiapkan untuk bisa kita anggarkan di murni 2027,” kata Yasin.
Salah satu fasilitas yang dipersiapkan adalah lapangan latihan. PUPR Kalsel menargetkan fasilitas tersebut dapat diselesaikan dan mulai digunakan pada Januari mendatang.
“Kita ada tempat buat latihan, itu akan kita selesaikan nanti biar bisa dipakai di bulan Januari,” terangnya.
Selain lapangan latihan, peningkatan pencahayaan stadion juga menjadi perhatian. Sistem penerangan ditargetkan dapat ditingkatkan hingga 2.000 lux.
Pembenahan fasilitas penyandang disabilitas serta ruang internal pemain, termasuk ruang ganti, juga masuk dalam rencana peningkatan fasilitas stadion.
“Untuk tahun depan mungkin catatannya ada masalah lampu yang harus kita tingkatkan sampai 2000, kemudian juga penyandang disabilitas dan lain-lain, termasuk pembenahan di dalam khususnya ruang ganti biar lebih semangat teman-teman pemain Barito-nya,” jelas Yasin.
Ia menegaskan, Pemprov Kalsel melalui Dinas PUPR akan terus mendukung pengembangan infrastruktur olahraga di daerah, termasuk fasilitas yang menunjang PS Barito Putera sebagai salah satu kebanggaan sepak bola Banua.
“Intinya PUPR akan komitmen terus untuk mem-backup infrastruktur yang ada di pemerintah provinsi Kalsel, juga mem-backup teman-teman sepak bola khususnya Barito Putera,” pungkasnya.



