
PERKUAT SINERGI LINTAS SEKTOR, LANAL BANJARMASIN BERSAMA TIM SAR GABUNGAN EVAKUASI KORBAN KM VIRGO TRANSPORT 8
PESISIR MEDIA.COM, BANJARMASIN – Upaya pencarian dan evakuasi korban musibah KM Virgo Transport 8 terus dilakukan secara intensif oleh TNI Angkatan Laut bersama tim SAR gabungan di perairan Laut Jawa.
Komandan Lanal Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra, S.H., M.Tr.Opsla., bersama jajaran Forkopimda Kalimantan Selatan turut memantau pelaksanaan operasi SAR yang berlangsung pada Minggu (13/9/2026).



Kegiatan operasi pada pukul 12.05 WITA tersebut berlangsung di titik koordinat 4°31’51.82″S 114°2’6.88″E, sekitar 80 NM dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin.
Dalam operasi gabungan ini, TNI Angkatan Laut mengerahkan sejumlah unsur untuk mendukung proses pencarian, pertolongan dan evakuasi korban.

Unsur TNI AL yang terlibat antara lain KRI I Gusti Ngurah Rai-332 yang membawa Helikopter Panther HS-1311, satu tim Kopaska, satu tim Koppeba, wartawan, serta tim kesehatan Koarmada II yang terdiri dari satu dokter dan satu tenaga kesehatan.
Selain itu, turut dikerahkan KRI Nala-363, KRI Pulau Fani-732, KRI Canopus-936, KAL Kumai II-13-51, pesawat CN-235 MPA P-8301, helikopter Basarnas, serta unsur UHF H-10 QR 7303 dan QR 7304.
Dari unsur Basarnas, operasi didukung KN SAR Laksmana-241 dan KN SAR Permadi-249, serta KN Kunyit dari unsur navigasi.
Hingga perkembangan terakhir, sebanyak 130 korban telah berhasil dievakuasi ke empat kapal penyelamat. Dari jumlah tersebut, 123 orang dinyatakan selamat, sementara 7 orang meninggal dunia. Sedangkan 113 orang lainnya masih belum ditemukan.

Pada hari pertama, kapal penyelamat MV Haida tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Minggu (13/9/2026), sekitar pukul 18.30 WITA. Kapal tersebut membawa 69 korban yang seluruhnya dinyatakan selamat dan tidak terdapat korban meninggal dunia.

Selanjutnya pada hari kedua, MT Mauhau tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 06.10 WITA. Kapal tersebut membawa 16 korban, dengan rincian 15 orang selamat dan satu orang meninggal dunia.
Setibanya kapal penyelamat di Pelabuhan Trisakti, posko SAR langsung melakukan penanganan terhadap para korban. Lima rumah sakit rujukan juga disiagakan untuk memberikan pelayanan medis, yakni RS TPT, RS Suaka Insan, RSUD Ansari Saleh, RS Bhayangkara, dan RSUD Ulin.
Tim medis, personel BP Lanal Banjarmasin, serta relawan turut bersiaga di posko untuk memberikan pertolongan pertama dan penanganan medis lanjutan bagi korban yang membutuhkan.

Sementara itu, KAL Kumai II-13-51 juga terlibat langsung dalam operasi pencarian dengan menyisir sektor perairan di sekitar lokasi kejadian.
Kapal patroli tersebut terus bergerak mengitari area yang telah ditentukan untuk mencari korban yang masih belum ditemukan. Berdasarkan pemantauan terkini, kru KAL Kumai II-13-51 melaporkan belum menemukan tanda-tanda maupun objek terapung di permukaan laut.
Operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban lainnya masih terus dilaksanakan secara intensif. Seluruh unsur TNI AL dan tim SAR gabungan terus berkoordinasi dan memperkuat sinergi untuk menemukan korban yang masih hilang serta memastikan proses evakuasi berjalan secara optimal.



