
PERBAIKAN PIPA TRANSMISI BPAM BANJARBAKULA, PASOKAN AIR BAKU CAPAI 70 PERSEN
PESISIR MEDIA.COM – BANJAR – Perbaikan pipa transmisi air baku milik BPAM Banjarbakula berdiameter 1.200 milimeter di kawasan Mandikapau, Kabupaten Banjar, mulai menunjukkan perkembangan positif. Penyambungan menggunakan Ripper Clamp telah selesai dan instalasi mulai kembali dioperasikan dengan suplai air baku mencapai sekitar 70 persen dari kapasitas normal.
Berdasarkan perkembangan terbaru, Intake Mandikapau Banjarbakula telah kembali beroperasi dengan debit sekitar 280 liter per detik. Pasokan tersebut diperkuat oleh Intake PTAM Intan Banjar dengan debit sekitar 120 liter per detik.
Dengan demikian, total suplai air baku yang tersedia saat ini mencapai sekitar 400 liter per detik. Meski belum sepenuhnya normal, tambahan pasokan ini menjadi langkah penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah pelayanan terkait.
Pada tahap awal pengoperasian, petugas juga melakukan pemantauan terhadap sambungan baru pada bagian pipa yang sebelumnya mengalami kerusakan. Hasil pemantauan selama 1 x 24 jam menunjukkan belum ditemukan rembesan maupun kebocoran pada sambungan Ripper Clamp tersebut.
Kondisi ini menjadi indikasi awal bahwa sambungan berfungsi dengan baik. Namun, pemantauan tetap dilanjutkan guna memastikan keamanan dan keandalan pipa selama beroperasi.
Tahapan berikutnya adalah pengecoran pada bagian sambungan Ripper Clamp. Pekerjaan ini dilakukan untuk memperkuat konstruksi sambungan sekaligus meningkatkan keandalan pipa transmisi, sehingga risiko kebocoran kembali dapat diminimalkan.
Dengan beroperasinya kembali intake dan meningkatnya suplai air baku, upaya pemulihan distribusi air bersih terus dilakukan secara bertahap. Masyarakat di wilayah terdampak diharapkan tetap menggunakan air secara bijak selama proses perbaikan dan penguatan konstruksi pipa berlangsung.



