KALSELPEMERINTAHAN

KALSEL RAIH JUARA PERTAMA IPSKA AWARDS 2026, DORONG EKSPOR TEMBUS 11 MILIAR DOLAR AS

KALSEL RAIH JUARA PERTAMA IPSKA AWARDS 2026, DORONG EKSPOR TEMBUS 11 MILIAR DOLAR AS

PESISIR MEDIA.COM – BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan meraih juara pertama kategori Inovasi dan Kreativitas Terbaik dalam ajang Instansi Penerbit Surat Keterangan Asal (IPSKA) Awards 2026. Penghargaan yang diserahkan Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, tersebut menjadi pengakuan atas upaya peningkatan kualitas pelayanan dokumen ekspor bagi pelaku usaha.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan, mengatakan penghargaan tersebut diraih di tengah persaingan 103 IPSKA dari seluruh Indonesia.

Menurutnya, capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan penerbitan Surat Keterangan Asal (SKA) atau Certificate of Origin (COO), yang dibutuhkan eksportir dalam perdagangan internasional.

“Alhamdulillah, Kalimantan Selatan berhasil meraih juara pertama dalam kategori inovasi dan kreativitas terbaik se-Indonesia. Ini merupakan hasil dari komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pelaku usaha,” ujar Ahmad Bagiawan.

Ia menjelaskan, kemudahan pengurusan dokumen ekspor menjadi salah satu fokus Dinas Perdagangan Kalsel. Selama persyaratan dan ketentuan terpenuhi, pihaknya berupaya memastikan pelayanan berjalan efektif dan tidak menimbulkan kendala yang tidak perlu bagi eksportir.

Selain meningkatkan pelayanan, Dinas Perdagangan Kalsel juga mendorong pertumbuhan nilai ekspor daerah. Pada 2025, nilai ekspor Kalimantan Selatan disebut mencapai sekitar 10 miliar dolar AS atau setara kurang lebih Rp160 triliun.

Pada 2026, pemerintah daerah menargetkan nilai ekspor meningkat menjadi 11 miliar dolar AS, dengan harapan mendekati Rp200 triliun.

“Target kami tahun ini tentu ingin lebih baik dari tahun sebelumnya. Jika pada 2025 nilai ekspor sudah mencapai sekitar 10 miliar dolar AS, maka pada 2026 kami berupaya mendorongnya hingga 11 miliar dolar AS,” ungkapnya.

Ahmad menambahkan, peningkatan ekspor berpotensi memperkuat perekonomian daerah, meningkatkan penerimaan devisa, serta mendorong aktivitas usaha. Karena itu, dukungan terhadap eksportir perlu diperkuat melalui peningkatan layanan, koordinasi, dan kemudahan pengurusan dokumen perdagangan internasional.

Ia juga berharap penghargaan IPSKA Awards 2026 dapat meningkatkan kepercayaan perusahaan untuk mengurus dokumen SKA atau COO melalui IPSKA Kalimantan Selatan. Pasalnya, masih terdapat perusahaan yang mengurus dokumen tersebut melalui IPSKA di luar daerah, termasuk Surabaya dan Jakarta.

“Kami berharap, dengan diraihnya penghargaan ini, semakin banyak perusahaan dan eksportir yang mempercayakan pengurusan SKA atau COO melalui IPSKA Kalimantan Selatan. Potensi ekspor daerah kita sangat besar, sehingga sudah sepatutnya layanan pendukung ekspor juga dapat dimanfaatkan secara optimal di daerah sendiri,” katanya.

Dinas Perdagangan Kalsel berkomitmen terus melakukan inovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan untuk mendukung pelaku usaha serta memperluas akses produk unggulan Kalimantan Selatan ke pasar internasional.

Penghargaan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat daya saing perdagangan daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekspor Kalimantan Selatan secara berkelanjutan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button