BANJARHOT NEWS

BPBD Kabupaten Banjar Laksanakan Pemasangan Rambu Peringatan Bencana di 7 Kecamatan

BANJAR, Pesisir Media.– Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar telah melaksanakan kegiatan pemasangan rambu peringatan dini terkait rawan bencana alam di 7 kecamatan pada Rabu, (15/1).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman bencana seperti banjir, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta cuaca ekstrem lainnya yang dapat memengaruhi keselamatan dan kehidupan warga.

Kegiatan ini dilaksanakan dari pukul 09.20 WITA hingga 18.55 WITA, dengan melibatkan dua tim yang bergerak secara paralel di berbagai kecamatan di Kabupaten Banjar. Tim 1 yang meliputi empat kecamatan, yaitu Simpang Empat, Sambung Makmur, Sungai Pinang, dan Pengaron, serta Tim 2 yang bergerak di tiga kecamatan, yaitu Aluh-Aluh, Beruntung Baru, dan Tatah Makmur.

Kegiatan Pemasangan Rambu dan Kolaborasi dengan Masyarakat
Pemasangan rambu-rambu yang dilakukan oleh BPBD ini melibatkan langsung partisipasi masyarakat dan aparatur kecamatan. Setiap tim berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan setempat dan warga untuk memasang rambu dengan cepat dan efisien. Warga tampak antusias menyambut kehadiran tim dan turut serta dalam pemasangan rambu secara gotong royong.

“Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari semangat dan partisipasi masyarakat. Kami mengapresiasi kesadaran warga yang dengan sigap bekerja sama untuk memastikan pemasangan rambu berjalan lancar,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Banjar, H. Abdullah Fahtar, SE., MM.

Tujuan dan Manfaat Pemasangan Rambu
Pemasangan rambu ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kewaspadaan terhadap bencana alam dan dampak dari kegiatan pembakaran lahan yang dapat memicu karhutla dan banjir. Abdullah Fahtar menegaskan bahwa pembakaran hutan dan lahan yang tidak terkendali bisa menimbulkan dampak buruk baik bagi kesehatan, ekonomi, dan lingkungan. Oleh karena itu, pemasangan rambu ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan untuk selalu siap menghadapi cuaca ekstrem.

“Pemasangan rambu ini sangat penting, terutama mengingat kita berada di puncak musim hujan yang berpotensi memicu banjir, serta memasuki musim kemarau yang rawan kebakaran lahan. Kami berharap melalui pemasangan rambu ini, masyarakat semakin siap siaga dan lebih memahami potensi ancaman bencana di wilayah mereka,” kata Abdullah Fahtar.

Pemasangan Rambu Berkelanjutan
Pemasangan rambu peringatan bencana alam ini akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh wilayah Kabupaten Banjar, terutama di daerah yang rawan karhutla dan banjir. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam melakukan mitigasi bencana secara dini dan meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap bencana alam.

“Meskipun ada beberapa tantangan dalam pelaksanaan kegiatan ini, namun secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil dengan baik dan penuh semangat. Ini merupakan langkah penting dalam melindungi masyarakat Kabupaten Banjar dari potensi bencana yang dapat terjadi kapan saja,” tutup H. Abdullah Fahtar.

Kegiatan pemasangan rambu peringatan dini ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, tetapi juga sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Banjar dalam upaya pencegahan dan mitigasi bencana.

Related Articles

Back to top button