TANAH BUMBU

Kadis Pertanian Tanbu Akui Lahan Pertanian Menyusut Karena Pembangunan Infrastruktur

Pesisirmedia.com, BATULICIN – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemkab Tanahbumbu, H Hairuddin mengakui, areal pertanian di Kabupaten Tanahbumbu mengalami penyusutan akibat kegiatan pembangunan infrastruktur di sektor pertanian.

” Kita akui, saat ini setiap tahun luasan areal pertanian terus mengalami penyusutan, salah satunya disebabkan oleh pembangunan jalan usaha tani, lantai jemur padi, embung hingga saluran irigasi,” katanya, Senin (31/10/2022).

Meskin demikian, penyusutan akibat pembangunan infrastruktur ini berimbas terhadap peningkatan produksi pertanian.

Semua pembangunan itu, bermanfaat bagi petani karena demi lancarnya pengairan dan transportasi angkutan hasil panen.

” Jalan usaha tani sangat membantu petani dalam mengangkut hasil taninya. Kemudian, embung dan saluran irigasi tentu berpengaruh dalam hal keberhasilan tanam karena berkaitan dengan pengairan sawah,” tambah dia.

Faktor lain, penyebab penyempitan juga disebabkan oleh pertumbuhan pemukiman. Di antaranya, ada juga pemukiman yang dibangun oleh petani.

” Upaya kami saat ini dengan regulasi yang ada menahan alih fungsi seperti lahan pertanian dibangun rumah massal atau perumahan, dan juga aktivitas lain yang merubah fungsi lahan pertanian,” terang dia.

Namun, dijelaskan dia, wacana pembangunan bendungan kusan hulu di Kecamatan Kusan Hulu menjadi angin segar yang dapat membantu dalam peningkatan produksi hasil pertanian mencapai bahkan melampaui target produksi hasil pertanian.

” Apabila bendungan kusan hulu terealisasi, tentu dapat dimanfaatkan untuk mengaliri lahan pertanian,” jelas dia.

Saat ini, Kabupaten Tanahbumbu memiliki lahan pertanian seluas 16.514 hektar yang terbagi areal pertanian aktif dengan luas 10.362 hektar dan areal pertanian potensi seluas 6.151 hektar.

Potensi pertanian Kabupaten Tanahbumbu merupakan lahan sawah irigasi teknis seluas 100 hektar, sawah tadah hujan seluas 17.134 hektar dan sawah pasang surut seluas 210 hektar.

Related Articles

Back to top button