BANJARDINAS KEHUTANAN KALSELHOT NEWSKALSEL

Penyuluh Kehutanan Tahura Sultan Adam laksanakan pemantauan terhadap kegiatan Kebun Bibit Rakyat (KBR) Tahun 2024

PESISIR MEDIA.COM, KAB. BANJAR-Pemantauan KBR dilakukan di beberapa Kelompok Tani Hutan (KTH), Selasa (10/9). KBR yang dikunjungi yaitu KTH Gawi Sabumi di Desa Mandiangin Barat, KTH Hitam Manis Lestari di Desa Mandiangin Timur, dan KTH Rindang Sayang di Desa Pulau Nyiur.

KTH Gawi Sabumi (Mandiangin Barat) telah menyelesaikan pemasangan instalasi pengairan, pembangunan bangunan persemaian, pondok kerja, dan pengisian 32.000 polybag. Bibit kopi telah ditanam dalam polybag dan menunjukkan pertumbuhan yang baik dengan munculnya tunas daun baru.

KTH Hitam Manis Lestari (Mandiangin TImur) telah menanam 30.000 bibit kopi cabutan dalam polybag, yang menunjukkan pertumbuhan baik dengan tumbuhnya daun baru.

KTH Rindang Sayang (Pulau Nyiur) telah menyelesaikan pemasangan instalasi pengairan, pembangunan bangunan persemaian dan pondok kerja, serta mengisi 50.000 polybag. KTH Rindang Sayang saat ini sedang mempersiapkan penanaman bibit kopi di polybag, yang diperkirakan selesai pada minggu ke-tiga bulan September.

Dipilihnya tanaman kopi sebagai jenis terbanyak guna memenuhi kebutuhan atas tingginya permintaan konsumen terhadap biji kopi lokal jenis robusta yang tumbuh disekitar Tahura Sultan Adam, karena mempunyai cita rasa dan khasiat yang khas. Disamping itu untuk mewujudkan target Tahura yang akan menjadikan kopi sebagai hasil hutan bukan kayu unggulan.


The Forestry Extension Officers of Tahura Sultan Adam conducted monitoring of the People’s Forest Seedling Program (Kebun Bibit Rakyat, KBR) activities of 2024.

To oversee the progress of KBR, the officers visited several Forest Farmers Groups (Kelompok Tani Hutan, KTH), on Tuesday (10/9). The groups were KTH Gawi Sabumi in West Mandiangin, KTH Hitam Manis Lestari in East Mandiangin, and KTH Rindang Sayang in Pulau Nyiur.

KTH Gawi Sabumi (West Mandiangin) has completed the installation of the irrigation system, the construction of the seedling nursery, work hut, and the filling of 32,000 polybags. Coffee seedlings have been planted in the polybags, showing healthy growth with the emergence of new leaf shoots.

KTH Hitam Manis (East Mandiangin) has planted 30,000 uprooted coffee seedlings in polybags, which also shows positive growth with the new leaves.

KTH Rindang Sayang (Pulau Nyiur), just like KTH Gawi Sabumi, has done the installation of the irrigation system, the seedling nursery construction, work hut, and the filling of 50,000 polybags. KTH Rindang Sayang is currently preparing for the planting of coffee seedlings in polybags, which is expected to be done by the third week of September.

The selection of coffee plants as the most predominant one is driven by the high consumer demand for the local robusta coffee beans that grow around Tahura Sultan Adam, which also have a distinctive taste and beneficial properties. In addition to that, the aim is to establish coffee as a leading non-timber forest product for Tahura. (ami/tahura)

Related Articles

Back to top button