
PESISIR MEDIA.COM, BANJARMASIN – Menteri Agama Republik Indonesia KH Nasaruddin Umar mengajak masyarakat Kalimantan Selatan untuk terus menjaga persatuan, kerukunan antarumat beragama, serta kelestarian lingkungan.
Pesan tersebut disampaikan Nasaruddin Umar saat menghadiri silaturahmi bersama tokoh agama se-Kalimantan Selatan di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Minggu (9/8/2026).
Kedatangan Menteri Agama beserta rombongan disambut Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para habib, tokoh agama, serta ribuan undangan dari berbagai unsur masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Nasaruddin mengatakan Kalimantan Selatan merupakan daerah yang dianugerahi kekayaan alam dan potensi yang melimpah. Menurutnya, potensi tersebut harus dikelola dengan baik dan didukung oleh persatuan yang kuat di tengah masyarakat.
“Persatuan dan kesatuan, persatuan antaretnik, persatuan antarumat beragama, persatuan antara sesama pemerintah dengan masyarakat, itu kunci. Kalau itu berhasil, maka langit juga akan membuka rezekinya, bumi pun juga akan membuka rezekinya,” ujar Nasaruddin.
Ia berharap berbagai target pembangunan di Kalimantan Selatan, mulai dari intensifikasi pertanian, perkebunan, perdagangan hingga sektor lainnya dapat terus berkembang.
Menurutnya, pencapaian pembangunan akan lebih mudah diwujudkan apabila kerukunan dan persatuan masyarakat tetap terjaga.
Nasaruddin juga menekankan pentingnya peran tokoh lintas agama dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat. Kerukunan antarumat beragama, katanya, menjadi fondasi penting dalam mencegah terjadinya konflik.

“Kalau tokoh umat beragama ini kompak, maka perbedaan pendapat apa pun juga tidak akan pernah terjadi secara kuat. Untuk itu, mari kita jaga bersama kerukunan dan keharmonisan kehidupan umat beragama,” tegasnya.
Ajak Masyarakat Bersahabat dengan Alam
Selain menjaga kerukunan, Menteri Agama juga mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga kelestarian alam.
Ia mengimbau masyarakat tidak merusak maupun membakar lingkungan. Sebaliknya, masyarakat diajak membangun hubungan yang harmonis dengan alam.
“Jangan memusuhi alam, jangan membakar alam, jangan merusak alam. Tapi mari kita bersahabat dengan alam,” ungkapnya.
Menurut Nasaruddin, kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan kehidupan dan kesejahteraan masyarakat.
Gubernur Kalsel Apresiasi Kunjungan Menag
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Menteri Agama ke Bumi Lambung Mangkurat.

Menurut Muhidin, kehadiran Menteri Agama menjadi kehormatan sekaligus kebanggaan bagi pemerintah daerah dan masyarakat Kalsel.
“Kunjungan Bapak Menteri tentunya juga memperkuat kolaborasi dan sinergi kita untuk mempertahankan kehidupan beragama yang harmonis dan toleran,” kata Muhidin.
Muhidin menyebut Kalimantan Selatan di usia ke-76 tetap dikenal sebagai daerah yang agamis, aman, dan damai.
Ia menilai peningkatan indeks kerukunan umat beragama tidak terlepas dari kontribusi pendidikan agama, majelis taklim, serta berbagai forum keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat.
“Insya Allah, Kalsel akan menjadi pilar Indonesia dalam merawat peradaban kehidupan beragama dalam bingkai persatuan, persaudaraan, dan toleransi,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, lanjut Muhidin, berkomitmen untuk terus memperkuat moderasi beragama demi mewujudkan Banua yang aman, maju, dan sejahtera.



