
BPBD KALSEL EVALUASI OPERASI KARHUTLA, KAWASAN JALAN GUBERNUR SYARKAWI RELATIF AMAN
PESISIR MEDIA.COM – BANJARBARU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan mengevaluasi pelaksanaan operasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melibatkan pemerintah, perusahaan swasta, serta Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) swasta.
Evaluasi dilakukan untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan. Rapat evaluasi berlangsung di Aula BPBD Kalsel, Banjarbaru, Jumat (16/10/2026).
Kepala BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Ronny Eka Saputra, mengatakan pelibatan unsur swasta dari sektor perkebunan, pertambangan, kehutanan, serta BPK swasta telah berlangsung selama sepekan, sejak Minggu lalu hingga Sabtu (17/10/2026).
Menurut Ronny, hasil evaluasi sementara menunjukkan kawasan Jalan Gubernur Syarkawi relatif aman. Karena itu, operasi penanganan karhutla di wilayah tersebut berpeluang diakhiri pada Sabtu.
“Wilayah Syarkawi memang sudah relatif cukup aman. Insyaallah, mungkin besok menjadi hari terakhir operasi di sana,” ujarnya.
Meski demikian, BPBD Kalsel tetap memantau perkembangan situasi dan kondisi di lapangan. Personel maupun dukungan penanganan karhutla berpotensi dialihkan ke titik lain yang masih membutuhkan penanganan.
“Ke depannya nanti mungkin akan bergeser ke titik-titik lainnya, tetapi tetap menyesuaikan dengan situasi dan kondisi lapangan,” jelasnya.
Ronny menegaskan, evaluasi dan koordinasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam menentukan langkah penanganan karhutla berikutnya, termasuk penyesuaian penempatan personel sesuai kebutuhan di setiap wilayah.
Rapat tersebut juga menjadi bagian dari upaya penanganan karhutla dan kekeringan di Kalimantan Selatan dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait.



