
PESISIR MEDIA.COM, BANJARMASIN – Harga sejumlah bahan pokok di Kota Banjarmasin terpantau relatif stabil menjelang bulan suci Ramadan. Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan memastikan ketersediaan stok bahan pokok masih aman dan mencukupi, meskipun beberapa komoditas mengalami fluktuasi harga.
Berdasarkan data pemantauan Dinas Perdagangan pada Minggu keempat Januari 2026, harga beras medium Bulog di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan masih stabil. Sementara itu, harga beras premium di tingkat provinsi tercatat sekitar Rp12.167 per kilogram.
Untuk komoditas minyak goreng, harga minyak goreng curah kuning di Kota Banjarmasin berada di kisaran Rp16.400 per liter, sedangkan Minyakita rata-rata dijual sekitar Rp17.000 per liter. Harga tersebut dinilai masih relatif stabil.
Namun, fluktuasi harga masih terjadi pada komoditas hortikultura, khususnya cabai. Harga cabai merah keriting di tingkat provinsi tercatat sekitar Rp49.091 per kilogram. Sementara harga bawang merah berada di kisaran Rp30.846 per kilogram, meski masih di atas harga acuan pembelian.
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, H. Ahmad Bagiawan, menyatakan bahwa dinamika harga tersebut masih dalam batas wajar dan dipengaruhi oleh faktor distribusi serta pasokan dari daerah penghasil. Ia juga mengimbau masyarakat agar bijak dan tidak berbelanja secara berlebihan.

Untuk menjaga stabilitas harga, Dinas Perdagangan Kalsel bersama Tim Satgas Pangan atau Tim Saber Polda Kalimantan Selatan terus melakukan peninjauan dan pengawasan ke sejumlah pasar tradisional. Pemerintah daerah juga menyiapkan langkah antisipasi berupa penguatan distribusi serta pelaksanaan pasar murah di beberapa wilayah.
Sementara itu, komoditas lain seperti daging ayam ras, telur ayam, dan ikan segar masih berada pada rentang harga normal. Pemantauan harga bahan pokok akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah pengendalian inflasi daerah menjelang Ramadan.



