
PAM Bandarmasih Harap PLN Prioritaskan Pasokan Listrik untuk Instalasi Air Minum
Banjarmasin – Musim kemarau yang menyebabkan penurunan debit sungai serta pemadaman listrik bergilir menjadi tantangan bagi PAM Bandarmasih dalam menjaga pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi, mengatakan kuantitas aliran air baku terus mengalami penurunan akibat musim kemarau. Kondisi tersebut juga berpotensi meningkatkan kadar garam pada sumber air baku yang digunakan untuk diolah menjadi air bersih.
Selain itu, pemadaman listrik bergilir yang terjadi di kawasan intake Pematang Panjang dan Sungai Tabuk turut mengganggu operasional pengambilan air baku.

“Pemadaman listrik bergilir berdampak pada proses transmisi air dari sumber menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA), sehingga memengaruhi proses pengolahan air bersih,” kata Zulbadi, Minggu (2/8/2026).
Menurutnya, pasokan listrik menjadi komponen penting dalam operasional sistem penyediaan air minum. Ketika listrik padam, proses pengaliran air baku menuju IPA ikut terganggu dan berpotensi memengaruhi distribusi air kepada pelanggan.

Karena itu, PAM Bandarmasih berharap PLN dapat memberikan prioritas pasokan listrik bagi instalasi air minum.
“Harapan kami, PLN dapat memprioritaskan pasokan listrik untuk fasilitas air minum PAM Bandarmasih karena penyediaan air bersih merupakan hak dasar masyarakat,” tegas Zulbadi.
PAM Bandarmasih juga terus melakukan berbagai langkah antisipasi agar pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan optimal di tengah tantangan musim kemarau dan gangguan pasokan listrik.



