
PESISIR MEDIA.COM – BANJARBARU – Pemerintah kota Banjarbaru melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah UMKM kota Banjarbaru mendirikan pembentukan koperasi merah putih di dua puluh kelurahan se kota Banjarbaru tahun 2025.
Dari dua puluh kelurahan yang sudah membentuk, dua kelurahan diantaranya yakni kelurahan Guntung Payung kecamatan Landasan Ulin yang membentuk pendirian koperasinya pada hari Senin, (26/5/2025) dan kelurahan Guntung Paikat di kecamatan Banjarbaru Selatan.
Menurut lurah Guntung Payung Taofik Mubaroq mengacu instruksi presiden Prabowo nomor 9 tahun 2025 tentang percepatan pembentukan koperasi merah putih secara serentak di seluruh desa dan kelurahan di Indonesia, untuk kelurahan Guntung Payung sudah dibentuk per 26 Mei 2025 lalu oleh dinas koperasi UMKM dan tenaga kerja kota Banjarbaru,” ujar Taofik Mubaroq.

“Untuk keanggotaan koperasi merah putih melibatkan semua elemen masyarakat dengan berbagai profesi diantaranya petani dan peternak serta pelaku UMKM yang kesulitan memasarkan hasil produksinya dapat difasilitasi pemasarannya melalui koperasi,” ujar lurah Guntung Payung ini.
Dalam mengembangkan usaha koperasi merah putih yang peresmian pembentukannya secara nasional pada tanggal 12 Juli 2025 bertepatan peringatan hari koperasi, untuk komoditas awal yang dikembangkan di koperasi berupa bidang jasa pemasaran hasil pertanian dan peternakan serta produk UMKM, pungkas lurah Taofik Mubaroq.
Sementara itu untuk pembentukan koperasi merah putih di kelurahan Guntung Paikat sudah terlaksana pada hari Rabu, (28/5/2025) di Aula kelurahan yang turut dihadiri Kabid koperasi dan UMKM dan tenaga kerja kota Banjarbaru Muhammad Saleh.
Menurut lurah Guntung Paikat Muhammad Arifin, pembentukan pengurus koperasi merah putih di kelurahan Guntung Paikat melibatkan ketua LPM, para ketua RT dan masyarakat sebagai anggotanya,” ujar Muhammad Arifin.
“Untuk tahap pertama jenis usaha yang dikembangkan di koperasi di wilayah kelurahan Guntung Paikat berupa jasa memasarkan bahan baku kedelai yang banyak dibutuhkan masyarakat untuk mengolah tahu tempe yang menjadi profesi mata pencaharian terbanyak di kelurahan ini,” ungkap lurah Guntung Paikat ini.



