KALSELPEMERINTAHAN

Pemprov Kalsel Dorong Perluasan Kepesertaan Jamsostek, Target 48 Persen di 2026

Pesisir media.com, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong peningkatan kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) guna memperluas perlindungan bagi pekerja, baik formal maupun informal.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H.M. Syarifuddin saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di salah satu hotel di Banjarmasin, Rabu (15/4/2026).

Ia menegaskan, perluasan kepesertaan Jamsostek merupakan bagian dari prioritas nasional sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021, sekaligus menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.

“Cakupan kepesertaan masih perlu ditingkatkan, termasuk bagi pekerja rentan seperti sektor konstruksi dan keagamaan, agar manfaat perlindungan dapat dirasakan lebih luas,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menargetkan peningkatan kepesertaan Jamsostek mencapai 48 persen pada tahun 2026. Untuk mencapai target tersebut, berbagai upaya dilakukan, mulai dari penguatan kepatuhan perusahaan, perluasan perlindungan pekerja informal, hingga integrasi data dan koordinasi lintas sektor.

FGD ini diharapkan menjadi forum strategis untuk menyelaraskan langkah serta mempercepat capaian Universal Coverage Jamsostek di Kalimantan Selatan.

Sementara itu, BPJS Ketenagakerjaan mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dalam mendorong program tersebut, termasuk melalui skema kolaborasi dengan dunia usaha serta pemanfaatan anggaran daerah.

Dalam kesempatan tersebut, juga diserahkan santunan jaminan kematian kepada ahli waris peserta, disertai testimoni penerima manfaat yang menegaskan pentingnya program Jamsostek bagi keberlanjutan ekonomi keluarga.


Related Articles

Back to top button