KALSELPEMBANGUNANPENDIDIKAN

Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Seluruh Indonesia

PESISIR MEDIA.COM, BANJARBARU – Presiden Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di seluruh Indonesia. Peresmian dipusatkan di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

Program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan, sekaligus sebagai upaya memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Rangkaian acara peresmian diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti seluruh peserta. Para siswa Sekolah Rakyat kemudian menampilkan atraksi baris-berbaris dengan formasi rapi dan penuh semangat, yang disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo.

Acara dilanjutkan dengan penayangan video bertajuk Manifesto Sekolah Rakyat yang menggambarkan semangat, cita-cita, dan fondasi pendidikan di Sekolah Rakyat. Para siswa juga mempersembahkan pertunjukan teatrikal yang merefleksikan perjalanan serta harapan mereka dalam membangun masa depan yang lebih baik.

Dalam momen tersebut, perwakilan siswa Sekolah Rakyat menyerahkan sebuah novel hasil karya siswa kepada Presiden Prabowo. Kebanggaan Presiden semakin terlihat saat empat siswa menyampaikan pidato dalam bahasa Inggris, Mandarin, Jepang, dan Arab.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Ia menilai program ini sebagai langkah terobosan dan berani dalam membangun pendidikan nasional.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua unsur, dari semua kementerian dan lembaga, serta seluruh elemen bangsa yang telah bekerja mewujudkan langkah terobosan ini,” ujar Presiden Prabowo.

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf melaporkan bahwa Sekolah Rakyat merupakan gagasan langsung Presiden Prabowo yang dirancang untuk memutus rantai kemiskinan. Sejak Juli tahun lalu, Sekolah Rakyat telah beroperasi di berbagai daerah.

“Total terdapat 166 titik di 34 provinsi dan 131 kabupaten/kota, dengan jumlah 15.954 siswa, 2.218 guru, serta 4.889 tenaga kependidikan,” kata Saifullah Yusuf.

Program Sekolah Rakyat diharapkan mampu melahirkan generasi Indonesia yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing di masa depan. (SetPres)

Related Articles

Back to top button