BANJARBARUSOSIAL

PTAM INTAN BANJAR GANDENG DINAS PEMADAMAN KEBARAKAN BANJAR GELAR SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMADAMAN KEBAKARAN

PTAM INTAN BANJAR GELAR SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMADAMAN KEBAKARAN

PESISIR MEDIA.COM – BANJARBARU – Segenap karyawan dan petugas keamanan (security) PTAM Intan Banjar mengikuti sosialisasi dan pelatihan pemadaman kebakaran di halaman kantor PTAM Intan Banjar, Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banjar.

Direktur Umum PTAM Intan Banjar, Abdullah Saraji, SE., MM., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam melakukan mitigasi bencana, khususnya kebakaran, sekaligus memberikan pengetahuan kepada karyawan mengenai bahaya kebakaran dan langkah penanganannya apabila terjadi di lingkungan kerja.

Menurutnya, pemahaman mengenai pencegahan dan penanganan kebakaran sangat penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan karyawan dalam menghadapi situasi darurat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banjar, Agus Siswanto, mengungkapkan bahwa pelatihan ini menjadi sarana edukasi bagi karyawan maupun masyarakat mengenai penanganan kebakaran dan upaya mitigasi bencana.

Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan sosialisasi mengenai pencegahan dan penanganan kebakaran, tetapi juga mengikuti pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Melalui pelatihan ini, peserta diberikan pemahaman tentang cara menggunakan APAR dengan benar sebagai langkah penanganan awal ketika terjadi kebakaran. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat membantu peserta bertindak cepat dan tepat, dengan tetap mengutamakan keselamatan diri serta orang-orang di sekitarnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan seluruh karyawan PTAM Intan Banjar dalam menghadapi potensi kebakaran, sekaligus membangun budaya keselamatan kerja di lingkungan perusahaan.

Dengan adanya sosialisasi dan praktik langsung tersebut, upaya mitigasi kebakaran diharapkan dapat dilakukan secara lebih optimal sehingga risiko kebakaran dan dampak yang ditimbulkannya dapat diminimalkan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button