
BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mendukung upaya pembinaan talenta muda sepak bola melalui Turnamen Gubernur Cup Road to Pangdam XXII/Tambun Bungai yang resmi bergulir di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Kamis (30/7/2026).
Pada pembukaan turnamen tersebut, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif hadir melalui Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Andrianto Wicaksono.

Bupati Tanbu Andi Rudi Latif melalui Staf Ahli Andrianto Wicaksono mengatakan semangat pembinaan talenta muda yang diusung dalam Gubernur Cup Road to Pangdam XXII/Tambun Bungai sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia.
Melalui ajang seperti ini, diharapkan semakin banyak atlet muda daerah yang memiliki kesempatan mengembangkan kemampuan, menjunjung tinggi sportivitas, serta meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Adapun Turnamen Gubernur Cup Road to Pangdam XXII/Tambun Bungai digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi pertama Kodam XXII/Tambun Bungai. Sekaligus memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Turnamen diikuti 27 tim dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Masing masing kabupaten dan kota mengirimkan satu tim yang diperkuat pemain berusia di bawah 21 tahun. Sebagai bagian dari pembinaan atlet muda.
Pembukaan turnamen dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin.
Dalam sambutannya, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin menegaskan bahwa turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara masyarakat Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah melalui olahraga.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat tali silaturahmi antara masyarakat Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Ia berharap turnamen ini mampu melahirkan bibit bibit pesepak bola berbakat yang dapat berkembang dan berprestasi. Hingga tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin mengapresiasi penyelenggaraan turnamen sebagai wadah pembinaan atlet muda sekaligus memperkuat sinergi antardaerah.
“Turnamen ini menjadi wadah pembinaan sepak bola bagi dua provinsi. Ini merupakan kesempatan bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan dan meraih prestasi hingga ke tingkat nasional,” kata Muhidin. (bar)



