KALSELPEMBANGUNAN

Pemerintah Kalsel Siagakan Tim dan Perbaiki Tanggul untuk Mitigasi Rob

Pesisir Media.Com, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) telah mengaktifkan mekanisme kesiapsiagaan terpadu untuk menghadapi ancaman banjir rob yang diperkirakan mencapai puncaknya pada tanggal 3 hingga 14 September 2025.

*Langkah-Langkah Konkret*

Langkah-langkah konkret dilakukan di lapangan, mulai dari:

– Pemantauan ketinggian air
– Patroli wilayah rawan
– Penguatan infrastruktur
– Edukasi masyarakat pesisir

*Fokus Utama*

Fokus utama penanganan diarahkan pada kawasan pesisir dan muara yang rawan terkena dampak rob, termasuk Muara Barito, wilayah pesisir Kabupaten Banjar, Kota Banjarmasin, dan sebagian kawasan pesisir Kabupaten Tanah Laut.

*Mitigasi Struktural*

Plt DPUPR Kalsel, Ir M Yasin Toyib, menekankan upaya mitigasi struktural untuk mengurangi dampak rob. Perbaikan tanggul dan normalisasi drainase dilakukan secara bertahap di titik-titik rawan, mengingat potensi rob kali ini bisa mencapai ketinggian hingga 2,5 meter di atas permukaan laut (MDPL).

*Edukasi dan Sosialisasi*

BPBD Kalsel melakukan sosialisasi dan edukasi kepada warga melalui posko informasi di wilayah terdampak, media sosial resmi, serta siaran keliling. Masyarakat diminta tetap waspada dan menghindari aktivitas di wilayah sempadan pantai saat pasang tinggi.

*Informasi dan Bantuan Darurat*

BPBD Kalsel menyediakan saluran resmi di nomor hotline dan WhatsApp tanggap darurat. Informasi terkini juga tersedia melalui kanal media sosial resmi BPBD Kalsel dan website pemerintah provinsi.

Related Articles

Back to top button