
PESISIR MEDIA.COM – BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru terus memperkuat upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan ramah anak. Salah satunya melalui pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Budaya Sekolah Aman dan Bebas dari Kekerasan di setiap sekolah dan kelurahan di Kota Banjarbaru.
Program tersebut disosialisasikan kepada para orang tua siswa saat pembagian rapor kenaikan kelas di SDN 1 Sungai Besar, Jumat (26/6/2026). Sosialisasi disampaikan oleh Lurah Sungai Besar, Anindya Risa Destiana, yang menyampaikan pesan dan program prioritas Wali Kota Banjarbaru.
Menurut Anindya, pembentukan pokja bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta bebas dari segala bentuk kekerasan maupun intimidasi terhadap anak.

“Anak-anak harus dapat belajar dengan tenang tanpa rasa takut. Dengan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, mereka diharapkan tumbuh menjadi generasi emas yang cerdas, unggul, dan mampu meraih cita-citanya,” ujarnya.
Selain menyampaikan program Pemerintah Kota Banjarbaru, kegiatan tersebut juga diisi pemaparan visi sekolah oleh Kepala SDN 1 Sungai Besar, Ridho Amalia.

Ridho menjelaskan, pembagian rapor tahun ini dilaksanakan serentak di seluruh SD di Kota Banjarbaru sesuai surat edaran Wali Kota Banjarbaru yang mengimbau agar rapor diambil oleh ayah sebagai bentuk penguatan peran ayah dalam pendidikan anak.
“Di SDN 1 Sungai Besar terdapat 273 siswa yang menerima rapor. Momentum ini juga kami manfaatkan untuk menyampaikan evaluasi dan berbagai program sekolah kepada para orang tua,” katanya.
Kegiatan pembagian rapor turut dirangkai dengan penyerahan santunan kepada siswa kurang mampu dan anak yatim dari para donatur dalam rangka menyambut 10 Muharam 1448 Hijriah.
Melalui sinergi antara pemerintah, sekolah, dan orang tua, diharapkan budaya sekolah yang aman, nyaman, serta bebas dari kekerasan dapat semakin menguat demi mendukung tumbuh kembang anak di Kota Banjarbaru.



