BANJARBARUKESEHATAN

Rakor Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis 2026, Pemko Banjarbaru Perkuat Sinergi Tingkatkan Partisipasi Masyarakat

PESISIRMEDIA.COM – BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Tahun 2026 sebagai langkah memperkuat sinergi lintas sektor sekaligus mengevaluasi capaian pelaksanaan program agar target pelayanan kesehatan masyarakat dapat tercapai.

Kegiatan yang berlangsung di Aula K.H. Irsyad Djahri, Kantor Dinas Sosial Kota Banjarbaru, Kamis (23/7/2026), dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Banjarbaru, Rizana Mirza, mewakili Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru.

Membacakan sambutan Sekretaris Daerah, Rizana Mirza menegaskan bahwa pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menyamakan langkah, mengevaluasi pelaksanaan program, serta memperkuat kolaborasi seluruh pihak agar manfaat Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Pemeriksaan Kesehatan Gratis merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui upaya promotif dan preventif,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sehingga faktor risiko maupun penyakit dapat dideteksi dan ditangani lebih cepat.

Pada 2026, target Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Kota Banjarbaru mencapai 131.417 jiwa atau sekitar 46 persen dari total penduduk. Namun hingga pertengahan Juli 2026, realisasi pemeriksaan baru mencapai 54.508 jiwa atau 19,18 persen dari jumlah penduduk.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan masih diperlukan upaya bersama untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan diharapkan memanfaatkan forum koordinasi tersebut untuk menyusun langkah-langkah strategis dalam mempercepat pencapaian target.

“Mari kita perkuat sosialisasi, mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, serta membangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan dimulai dari kemauan untuk memeriksakan diri secara berkala,” ajaknya.

Pemerintah Kota Banjarbaru berharap rapat koordinasi dan evaluasi tersebut menghasilkan rekomendasi serta rencana tindak lanjut yang konkret sehingga pelaksanaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis semakin efektif, menjangkau lebih banyak masyarakat, dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan derajat kesehatan warga.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, dr. Ani Rusmila, mengatakan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) merupakan upaya pemerintah untuk mendeteksi faktor risiko penyakit sejak dini sehingga dapat dikendalikan melalui pemantauan dan intervensi yang tepat.

Menurutnya, deteksi dini sangat penting agar penyakit tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih berat yang berpotensi menyebabkan kecacatan maupun kematian, baik akibat penyakit menular maupun tidak menular.

Ia menambahkan, keberhasilan pelaksanaan Program CKG memerlukan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari lintas sektor, pemanfaatan teknologi, hingga peran aktif komunitas dan masyarakat.

“Kami berharap masyarakat semakin antusias menyambut program ini dan dengan sukarela datang ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), khususnya puskesmas, untuk mendapatkan layanan Cek Kesehatan Gratis sesuai dengan siklus hidup masing-masing,” katanya.

Melalui rapat koordinasi ini, Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru menargetkan meningkatnya komunikasi dan koordinasi lintas sektor sekaligus mendorong percepatan capaian layanan Cek Kesehatan Gratis bagi masyarakat di Kota Banjarbaru.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button