BANJARMASINBISNISEKONOMIHIBURANHOT NEWS

Luncurkan KM Dharma Kartika II, PT DLU Akomodir Kebutuhan Penumpang dan Lancarkan Alur Logistik

PESISIR MEDIA , Banjarmasin. Salah satu Perusahaan armada pelayaran Nasional PT Dharma Lautan Utama, Sabtu (15/7) lalu resmi luncurkan kapal mewah terbaru yakni KM Dharma Kartika II.

Kapal yang berukuran panjang 153 meter dan lebar 25 meter serta berkapasitas 788 orang penumpang ini juga dapat memuat Kendaraan besar 85 unit untuk jenis truk besar, 20 truk sedang, dan 50 kendaraan kecil.

Dalam peluncuran kapal terbaru KM. Dharma Kartuka II ini, Direktur Utama, PT Dharma Lautan Utama Erwin H. Poedjono, SE mengaku optimis DLU dapat menguasai pasar pada rute Surabaya-Banjarmasin Pulang pergi.

“Kapal ini didesain dalam waktu yang relatif singkat, dan kapal ini berkecepatan maksimal 24 knot dengan waktu tempuh surabaya-banjarmasin hanya 15 jam” Kata Erwin H. Poedjono di dermaga Zamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Sabtu.

KM. Dharma Kartika II saat sandar di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin
manajer usaha dan manajer cab. DLU banjarmasin

Erwin menambahkan, dengan armada baru yang diluncurkan DLU ini, tentu semakin meningkatkan produktifitas disektor pelayran armada laut. DLU kedepan juga terus melakukan perbaikan-perbaikan untuk kemajuan transportasi laut nasional kedepan.

Sementara itu, Penasehat Utama PT Dharma Lautan Utama Bambang Haryo Soekartono mengatakan kapal yang baru dirilis perdana ini merupakan kapal pengganti dari kapal yang sebelumnya yang pindah rute.

“Kebutulan ada beberapa rute perintis yang harus dibantu. Dengan kapal pengganti ini, kemudian masyarakat harus lebih puas dari sisi fasilitas dan kapasitas serta ada fasilitas-fasilitas baru yang menambah kenyamanan pelanggan”Kata pemilik sapaan akrab BHS.

Dari sisi kecepatan, ungkap BHS, kapal pengganti ini mestinya harus lebih baik. Kita siapkan untuk kapal yang ada di posisi sekitar antara 17-24 knot, dipergunakan cukup di posisi itu dan ini sudah yang tercepat di lintasan manapun.

“Kita harapkan masyarakat (penumpang-red) tidak menunggu terlalu lama, walaupun di kapal sudah ada fasilitas-fasilitas untuk menunjang kenyamanan selama pelayaran” Imbuh BHS.

Kampanye Keselamatan

Dalam peresmian kapal terbaru, Penasehat Utama PT DLU Bambang Haryo Soekartono sempat menyinggung adanya anggapan soal rendahnya keselamatan pelayaran di Indonesia yang disematkan oleh Internasional Maritim Organisation (IMO). Menurutnya,  hal itu adalah informasi yang tidak benar. 

Alumnus Teknik Perkapalan ITS Surabaya itu meminta IMO untuk turun dan meninjau langsung angkutan penyeberangan yang ada di Indonesia. Ia mengatakan, Pemerintah sudah sangat tau tentang keselamatan yang diangkut oleh angkutan penyeberangan,

“Tentu pemerintah harusnya sudah sangat paham, bahwa keselamatan yang diperoleh angkutan penyeberangan atau ferry ini diatas konvensi solas”

Seperti misalnya, di eropa itu, kapal setingkat ini (KM Dharma Kartika II-red)  dioperasikan oleh SDM terbatas hanya 10 orang.  Tetapi di Indonesia wajib sekitar 30 orang, semuanya bersertifikat, yang mana sertifikatnya dikeluarkan oleh pemerintah, pendidikannya di didik oleh pemerintah dan itu standarisasi dari Pemerintah.

“Kita juga mengacu pada ISM Code (Internasional Safety Managemen Code) itu aturan keselamatan Internasional. banyak negara yang tidak mengacu pada itu, seperti misalnya jepang, kanada, thailand dan flipina menggunakan non konvensi. Sedangkan Indonesia mengadop itu konvensi Solas atau Safety Of Life At Sea”Kata BHS.

Jadi, kata BHS tidak ada kata-kata Pemerintah ragu, masyarakat publik dengan informasi yang tidak benar akhirnya ikut ragu. dengan kelebihan yang dimiliki tersebut diharapkan dapat menepis anggapan negatif tersebut.

Pelayaran yang ada di Indonesia,  lanjut BHS, jalurnya calm water (air yang tenang). Tetapi, tetap mengacu pada pada SOLAS. Kalau di jepang tidak menggunakan life craft tidak menggunakan skoci, di Indonesia pakai skoci dan sebagainya”Imbuh BHS.

“Ini bukti ratifikasi daripada solas, bahwa keselamatan di Indonesia jauh lebih baik dibanding negara lain, pemerintah punya aturan dan berlipat-lipat ada klasifikasi, kesyahbandaran dan lainnya. Itu malah cenderung melebihi regulasi yang ada. Jadi ini tidak perlu dikhawatirkan lagi,  Lebih baik kita kampanyekan keselamatan yang sudah di adop oleh Indonesia” Tutup BHS.

sementara itu manajer cabang PT dharma lautan utama banjarmasin, anton wahyudi menambahkan. saat tiba dan sandar di pelabuhan trisakti banjarmasin, masyarakat sangat apresiasi dan antusias untuk menikmati perjalanan lait menggunakan KM. Dharma Kartika II, yang mana kapal ini memuat kapasitas yang besar dan memiliki 400 lebih jumlah kamar yang untuk kepuasan berlayar bagi masyarakat baik yang ke banjarmasin maupun ke surabaya. hal tersebut menurut Anton Wahyudi dapat menjawab kebutuhan pelanggan yang menggunakan jasa dharma lautan. Dirinya mengajak masyarakat untuk merasakan sensasi berlayar dengan berbagai fasilitas yang tersedia. untuk info lebih lanjut silahkan meakses informasi PT DLU khususnya banjarmasin.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!