
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai, yang diwakili Kepala Seksi Diklat SDM Koperasi pada Balai Pelatihan Koperasi dan Usaha Kecil, Muhammad Husni. Dalam laporannya, Husni menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi UMKM sebagai langkah strategis untuk menekan pengangguran, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mengurangi kesenjangan sosial di daerah.
“Menjadi wirausaha merupakan pilihan strategis untuk meningkatkan daya saing masyarakat dan menciptakan lapangan kerja baru. Melalui pelatihan ini, kita ingin menanamkan jiwa kewirausahaan sekaligus memberikan keterampilan teknis yang bisa langsung diterapkan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pemberdayaan UMKM selama ini diarahkan untuk mendukung pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, kontribusi UMKM dalam mengurangi angka pengangguran harus terus diperkuat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dinas Koperasi dan UKM Kalsel melalui Balai Pelatihan Koperasi dan Usaha Kecil secara konsisten menggelar pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat yang ingin memulai usaha baru maupun mengembangkan usaha yang sudah berjalan.
“Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya kami mendorong lahirnya wirausaha baru yang mampu memanfaatkan teknologi, meningkatkan kualitas produk, dan memperluas pasar,” tambahnya.
Pelatihan yang berlangsung pada 2–5 Desember 2025 ini dilaksanakan selama 32 Jam Pelajaran, dengan total 30 peserta, sebagian besar berasal dari Kelurahan Gedang, Kecamatan Banjarmasin Tengah.
Peserta mendapatkan beragam materi, mulai dari pemahaman kewirausahaan, pengurusan legalitas UMKM, motivasi usaha, inovasi produk, hingga kebijakan pemberdayaan UMKM di Kalimantan Selatan. Selain itu, mereka juga mempelajari proses produksi olahan makanan, seperti Good Manufacturing Practices (GMP), keamanan pangan, penggunaan bahan tambahan pangan, serta teknik produksi yang tepat.
Materi lainnya mencakup penetapan Harga Pokok Penjualan (HPP), pengelolaan modal usaha, pelabelan, pengemasan produk, serta strategi pemasaran UMKM. Narasumber pelatihan berasal dari pejabat struktural Dinas Koperasi dan UKM Kalsel, widyaiswara, hingga praktisi profesional di bidang olahan makanan.
Pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha baru yang kompeten, mandiri, serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.



