
Pesisir media.com, Banjarbaru — Isu dugaan penggelapan dana sebesar Rp2,6 miliar oleh Bendahara Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru tengah menjadi perhatian publik. Bendahara berinisial AG tersebut dilaporkan menghilang sejak 3 November 2025, dan hingga kini keberadaannya belum diketahui.
Menanggapi isu yang berkembang, Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby menegaskan bahwa Pemerintah Kota telah bergerak cepat melakukan penelusuran.
“Saya sudah mendengar isu yang berkembang dan langsung meminta pihak Inspektorat untuk melakukan penyelidikan,” ujarnya.
Wali Kota Lisa menekankan bahwa dugaan penyalahgunaan anggaran untuk kepentingan pribadi tidak akan ditolerir sedikit pun. Ia mengaku telah memerintahkan Sekda, Inspektorat, dan Kepala Dinas Kesehatan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
“Jika terbukti, sanksi sesuai peraturan akan diberikan, dan uang yang disalahgunakan harus segera dikembalikan ke kas daerah,” tegasnya.

Selain memerintahkan penyelidikan, Wali Kota Lisa turut meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) melakukan mitigasi risiko dan memperkuat pengawasan internal. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah terulangnya kasus serupa.
“Ini bagian dari tanggung jawab kita untuk menjaga amanah rakyat dan memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan sesuai aturan,” ujarnya.
Menurut Wali Kota Lisa, langkah cepat dan transparan yang diambil Pemkot Banjarbaru merupakan bentuk komitmen terhadap integritas dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
“Pemerintah kota memastikan penyelidikan dilakukan sampai terang benderang, dengan mengutamakan kepentingan publik dan memberikan sanksi tegas atas setiap pelanggaran,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Wali Kota Lisa kembali menegaskan sikap tegasnya.
“Saya tidak akan mentolerir meskipun satu rupiah uang rakyat disalahgunakan. Setiap pengeluaran harus sesuai SOP dan dapat dipertanggungjawabkan. Sikap tegas ini diharapkan dapat menenangkan publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan di Kota Banjarbaru,” tutupnya.



