KALSELPEMERINTAHAN

Disbunnak Kalsel Gelar Pelatihan Teknis Budidaya untuk Pekebun Sawit

Pesisir Media.Com, Banjarmasin – Dalam upaya memperkuat sektor perkebunan rakyat dan meningkatkan kesejahteraan pekebun sawit, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Pelatihan Teknis Budidaya bagi Pekebun Kelapa Sawit. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit (SDMPKS) tahun 2025 yang didanai oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Pelatihan diikuti oleh 106 pekebun yang terbagi dalam tiga kelas berdasarkan hasil Rekomtek. Lokasi pelaksanaan kegiatan dipusatkan di dua kabupaten sentra sawit, yakni Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Barito Kuala.

Kepala Disbunnak Kalsel, Suparmi, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan strategi jangka panjang untuk memperkuat usaha perkebunan dan peternakan di tengah tantangan perubahan ekonomi global.

“Begitu banyak yang telah kita lakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pekebun dan peternak di Kalsel. Strategi kami mencakup pemberdayaan di sektor hulu serta penguatan sektor hilir untuk menciptakan nilai tambah dan daya saing. Pelatihan teknis ini adalah salah satu bentuk nyata pengembangan kapasitas sumber daya manusia pekebun kita,” ujar Suparmi, Senin (19/5/2025).

Ia menegaskan pentingnya sinergi berbagai pemangku kepentingan dalam pengelolaan dana dan pelaksanaan program. “Sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 61 Tahun 2015 yang telah diubah dengan Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016, BPDPKS bertugas mendukung replanting, pengembangan SDM, dan penyediaan sarana prasarana. Kegiatan ini perlu didukung koordinasi lintas kabupaten/kota serta strategi pelaksanaan yang tepat sasaran, sesuai aturan, dan tertib administrasi,” tambahnya.

Dalam kerangka pendanaan BPDPKS, program SDMPKS tahun 2024–2025 difokuskan pada dua aspek utama: pendidikan dan pelatihan. Pendidikan dilaksanakan melalui beasiswa serta penguatan kelembagaan pendidikan bagi pekebun, keluarganya, maupun ASN yang terkait dengan kelapa sawit. Sementara itu, pelatihan difokuskan pada peningkatan teknis budidaya, manajerial, kewirausahaan, dan pendampingan masyarakat sekitar kebun.

Melalui kegiatan ini, para pekebun diharapkan lebih memahami teknik budidaya yang baik dan benar, meningkatkan produktivitas kebun, serta siap beradaptasi menghadapi dinamika pasar dan tantangan lingkungan secara berkelanjutan.

Related Articles

Back to top button