
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalsel, Drs. Gusti Yanuar Noor Rifa’i, M.Si. Ia optimistis pelatihan ini akan mendukung pengembangan gerai koperasi di masa depan.
“Dengan adanya pelatihan ini, kami melihat nantinya gerai yang diinginkan KMP InsyaAllah akan bisa terlaksana. Ada materi aplikasi, microsite, dan tata kelola manajemen yang akan dipelajari,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten III, Narni, SKM, M.Kes, menekankan pentingnya peningkatan kompetensi SDM koperasi.
“Harapannya pengurus yang mengikuti kegiatan ini dapat menjadi motor penggerak untuk menciptakan SDM pengurus yang profesional dan mampu mengelola koperasi secara digital,” pesannya.
Pada sesi pertama, materi berjudul Digitalisasi Koperasi Merah Putih Melalui Microsite/Simkopdes disampaikan oleh Fahrul Zani, SST. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi untuk memperkuat tata kelola, memperluas akses pasar, serta meningkatkan transparansi dan efisiensi operasional koperasi.
“Pelatihan yang baik itu seperti ini, bukan lewat zoom-zooman. Sangat tidak efisien. Beruntung peserta bisa mengikuti pelatihan secara langsung,” ungkapnya.
Pelatihan akan berlanjut pada Jumat (26/9/2025) dengan materi lanjutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju transformasi koperasi yang lebih modern dan adaptif terhadap perkembangan zaman, sejalan dengan semangat pemberdayaan ekonomi masyarakat desa dan kelurahan.



