BANJARBARUPEMERINTAHAN

Walikota Erna Lisa Halaby Menyerahkan SK Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Kepada 1.451 Orang Pegawai Honorer di Jajaran Pemko Banjarbaru

PESISIR MEDIA.COM – BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia BKPSDM Kota Banjarbaru menggelar acara Penyerahan SK Pengangkatan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu kepada 1.451 orang pegawai honorer di lingkup jajaran Pemerintah Kota Banjarbaru, Senin (20/10/2025) bertempat di lapangan dr. Murdjani Banjarbaru.
Prosesi penyerahan SK pengangkatan pegawai PPPK paruh waktu yang mencapai seribu orang lebih ini diserahkan langsung oleh Walikota Banjarbaru Erna Lisa Halaby berdasarkan keputusan Menpan RB tahun 2025.
“Walikota Banjarbaru Erna Lisa Halaby berharap dengan telah diserahkannya SK pengangkatan pegawai PPPK Paruh waktu bagi karyawan yang terbilang cukup lama mengabdi sebagai tenaga honorer, kini telah memiliki dasar hukum yang jelas dan diakui keberadaannya sebagai pegawai pemerintah, meski statusnya masih paruh waktu,” ujar Hj. Lisa Halaby.
Kepada pegawai yang merima SK pengangkatan untuk meningkatkan kinerja, disiplin, loyalitas dan integritas sebagai abdi negara yang baik, pelayan masyarakat di tempat bertugas,” ujar Walikota perempuan pertama di Kota Banjarbaru ini.
Sementara itu salah seorang penerima SK pengangkatan pegawai PPPK paruh waktu Hairudin di Bagian Kesra Sekretariat Pemko Banjarbaru dengan masa kerja 18 tahun sebagai tenaga honorer, tak mampu menyembunyikan rasa syukur dan kegembiraannya telah diangkat sebagai pegawai PPPK paruh waktu oleh pemerintah pusat,” Hairudin juga berharap untuk kedepannya pemerintah dapat meningkatkan statusnya untuk diangkat menjadi pegawai PPPK penuh waktu sebagai kado masa purna tugasnya yang tidak lama lagi,” ujarnya.
Sementara itu berdasarkan data di BKPSDM Kota Banjarbaru jumlah pegawai honorer yang menerima SK pengangkatan PPPK paruh waktu tahun 2025 total berjumlah 1.451 orang, dengan rincian 1.265 orang tenaga teknis, 185 orang tenaga pendidik, dan 1 orang tenaga kesehatan.

Related Articles

Back to top button