
Dalam sambutannya, Hasnuryadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada dirinya dan jajaran pengurus ICDN Kalsel.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak atas kepercayaan dan arahannya. Amanah ini menjadi tanggung jawab besar bagi kami bersama seluruh pengurus di tingkat provinsi maupun Kabupaten/Kota,” ujarnya.
Hasnuryadi menegaskan, pengukuhan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat konsolidasi organisasi ICDN di Kalimantan Selatan. Dari 13 kabupaten/kota di Kalsel, sebanyak 12 pengurus daerah telah dilantik, dan satu lainnya akan segera menyusul.
“Konsolidasi organisasi menjadi prioritas awal. Setelah itu, kita akan bersama-sama menyusun dan menjalankan program-program yang bermanfaat, melanjutkan yang sudah baik, serta mengembangkan gagasan baru ke depan,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya persatuan dalam keberagaman. ICDN, kata Hasnuryadi, harus merangkul seluruh sub-suku Dayak dan tetap menjalin kebersamaan dengan suku lainnya tanpa membedakan agama maupun latar belakang.
“Kalimantan Selatan dianugerahi sumber daya alam yang melimpah. Tugas kita adalah menjaga lingkungan untuk generasi sekarang dan mendatang. Kita pernah belajar dari banjir besar tahun 2021, dan itu menjadi refleksi untuk terus memperbaiki diri,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) ICDN, Willy M. Yoseph, mengapresiasi suksesnya pelaksanaan pengukuhan tersebut. Menurutnya, ICDN merupakan wadah strategis bagi masyarakat Dayak untuk mengaktualisasikan pemikiran, menyampaikan aspirasi, sekaligus memperjuangkan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“ICDN adalah tempat berkumpul, berjuang, dan menyampaikan aspirasi kepada pemerintah serta pihak terkait. Fokus kita adalah mempersiapkan SDM Dayak dan mengelola sumber daya alam dengan berwawasan lingkungan,” kata Willy.
Ia menambahkan, ICDN juga menjadi simbol persatuan mengingat suku Dayak terdiri dari lebih dari 200 sub-suku dengan latar belakang agama yang beragam.
“ICDN adalah wadah perjuangan bersama, tidak hanya untuk suku Dayak tetapi juga untuk bersinergi dengan seluruh elemen bangsa. Ini membuktikan bahwa Indonesia tidak melihat perbedaan suku, tetapi mengedepankan kebersamaan,” ujarnya.
Willy berharap DPW ICDN Kalimantan Selatan di bawah kepemimpinan Hasnuryadi Sulaiman dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memajukan sumber daya manusia dan menjaga kelestarian lingkungan, sejalan dengan visi menuju Indonesia Maju 2025.



