BANJARBARUHANKAM

Polres Banjarbaru Gelar Press Release Akhir Tahun Ungkap Sejumlah Kasus 2025

PESISIR MEDIA.COM – BANJARBARU – Polres Banjarbaru menggelar press release akhir tahun mengungkap sejumlah kasus yang ditangani selama kurun tahun 2025. Menurut Kapolres Banjarbaru AKBP Pius Febry Aceng Loda yang memimpin langsung release akhir tahun bertempat di Joglo Mapolres, Rabu (31/12/2025) mengatakan sejumlah kasus besar telah berhasil diungkap selama 2025 dengan catatan ada lima kasus besar yang telah ditangani diantaranya terkait peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba),” ujar Pius.
Menurut Pius dari sejumlah barang bukti narkotika jenis sabu-sabu yang disita dari hasil pengungkapan itu mencapai total 23,6 kilogram.

Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda

“Lima kasus besar pengungkapan narkoba yang kami tangani dengan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat 23,6 kilogram, ratusan butir ekstasi dan obat-obatan berbahaya,” ujar Pius.
Menurut Pius, jumlah kasus narkotika yang ditangani Satresnarkoba maupun polsek jajarannya memang mengalami penurunan 12 kasus atau sekitar 6,15 persen dan tersangka juga menurun sebanyak 22 orang atau 8,76 persen.


Namun dari segi jumlah barang bukti narkotika jenis sabu-sabu yang berhasil diamankan meningkat cukup signifikan jika dibanding tahun 2024 dengan kenaikan seberat 8,6 kilogram atau naik 57,33 persen.
“Jadi, jumlah kasusnya menurun tetapi barang bukti sabu-sabu yang disita meningkat signifikan dari sebanyak 15 kilogram pada tahun 2024 menjadi 23,6 kilogram pada tahun 2025,” ujarnya.
Ditekankan Pius, masih banyaknya kasus dan barang bukti narkotika yang diamankan tersebut menunjukkan masih cukup tingginya angka peredaran dan penyalahgunaannya di Kota Banjarbaru. narkoba
“Penurunan jumlah kasus tidak berarti melemahkan penegakan hukum yang kami lakukan. Justru sebaliknya, kami fokus pada pengungkapan jaringan besar sehingga bisa memberantas narkoba secara luas,” tegasnya.
Pius dalam konferensi pers itu juga menyampaikan penanganan terhadap kasus kecelakaan lalu lintas sepanjang 2025 tercatat 63 kejadian, lebih rendah dibandingkan 86 kasus yang terjadi pada 2024.
“Penegakan hukum pelanggaran lalu lintas meningkat tajam. Jumlah tilang hampir dua kali lipat, tindakan berupa teguran melonjak lebih dari tiga kali lipat,” ujarnya
Sementara itu, secara umum kasus gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) mengalami kenaikan relatif kecil yakni meningkat dari 641 kasus pada 2024 menjadi 672 kasus pada 2025,” pungkasnya.

Related Articles

Back to top button