KALSELPEMERINTAHAN

Perindustrian Kalsel Tutup Pelatihan WASDAL untuk Penguatan Pengawasan Industri

PESISIR MEDIA.COM, BANJARMASIN – Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan secara resmi menutup kegiatan Pelatihan Petugas Pengawasan dan Pengendalian (WASDAL) Industri, yang diikuti perwakilan dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur dalam pengawasan, pembinaan, dan pengendalian industri agar berjalan sesuai regulasi dan mendukung iklim usaha yang kondusif.

Kepala Dinas Perindustrian Kalsel, Abdul Rahim, menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar transfer pengetahuan, tetapi harus diwujudkan dalam praktik nyata di lapangan. “Kami mengharapkan peserta tidak hanya menerima materi, tetapi benar-benar diaplikasikan pada industri di Kalimantan Selatan, dan ilmu yang diperoleh dapat ditularkan ke wilayah masing-masing,” ujarnya di Banjarmasin, Jumat (30/1/2026).

Peserta pelatihan dibekali pemahaman berbagai regulasi penting, termasuk PP RI Nomor 28 Tahun 2025, Permenperin Nomor 13 Tahun 2025, dan Permenperin Nomor 25 Tahun 2021. Regulasi ini menjadi modal dasar petugas WASDAL untuk melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap pelaku industri, khususnya di Kalimantan Selatan.

Abdul Rahim juga menekankan pentingnya pengawasan sektor industri unggulan Kalsel, yang mayoritas berbasis sumber daya alam. Petugas harus memperhatikan aspek legalitas, perizinan, dampak lingkungan, keselamatan kerja, hingga kepatuhan pelaporan.

Selain itu, validitas data industri dan kepatuhan pelaporan melalui Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) menjadi perhatian utama. Petugas WASDAL bertugas memastikan pelaporan data akurat, sinkron, dan tepat waktu sesuai kondisi nyata di lapangan.

Menutup kegiatan, Abdul Rahim berharap seluruh peserta menjalankan tugas dengan integritas dan tanggung jawab. “Jadikan ilmu, materi, dan regulasi yang diperoleh sebagai amunisi. Medan sesungguhnya ada di lapangan, di tengah pelaku industri. Laksanakan tugas dengan kejujuran dan tanggung jawab,” pungkasnya.

Related Articles

Back to top button