
PESISIR MEDIA.COM, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel mulai melaksanakan proyek pelebaran Jembatan Cambai di Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru.
Proyek ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kapasitas infrastruktur dan memperlancar arus lalu lintas yang terus meningkat di kawasan tersebut.
Kepala Dinas PUPR Kalsel M. Yasin Toyib melalui Kepala Bidang Bina Marga, Robby Cahyadi, mengatakan kondisi Jembatan Cambai saat ini sudah tidak mampu mengakomodasi volume kendaraan yang melintas secara optimal.
“Pelebaran dilakukan untuk meningkatkan kapasitas jembatan agar mampu melayani arus kendaraan yang terus bertambah. Lebar jembatan yang semula sekitar 5,5 meter akan ditingkatkan menjadi sekitar 7 meter dengan penggantian box culvert yang lebih lebar,” ujar Robby, Rabu (3/6/2026).

Selain penggantian box culvert, pekerjaan juga mencakup peninggian badan jalan dan pelebaran ruas jalan yang disesuaikan dengan kondisi jalan eksisting di sekitar lokasi. Dengan peningkatan tersebut, akses transportasi di kawasan Cempaka diharapkan menjadi lebih aman dan lancar.
Untuk mendukung proses konstruksi, Dinas PUPR Kalsel akan memberlakukan penutupan akses bagi kendaraan bertonase besar. Mulai 5 Juni 2026, kendaraan dengan muatan di atas 8 ton tidak diperbolehkan melintasi lokasi proyek.

Sementara itu, kendaraan pribadi dan kendaraan standar tetap dapat melintas melalui jembatan darurat yang telah disiapkan selama pekerjaan berlangsung.
Robby menjelaskan, proyek pelebaran Jembatan Cambai ditargetkan selesai pada akhir September 2026. Karena itu, masyarakat diminta menyesuaikan rute perjalanan serta memperhatikan rekayasa lalu lintas yang diterapkan selama masa pengerjaan.
“Selama masa pelaksanaan, kami meminta pengertian masyarakat karena akan ada pembatasan akses bagi kendaraan tertentu. Namun langkah ini diperlukan agar pekerjaan dapat berjalan aman dan selesai sesuai target,” katanya.
PUPR Kalsel juga telah berkoordinasi dengan kepolisian, Dinas Perhubungan, serta pemerintah kecamatan untuk mendukung pengaturan lalu lintas dan sosialisasi kepada masyarakat.
Melalui proyek ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap kualitas infrastruktur jalan dan jembatan di Banjarbaru semakin meningkat sehingga mampu mendukung mobilitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.



