BANJARBARUPENDIDIKAN

JUDUL: SMPN 8 BANJARBARU SIAP TERIMA 256 SISWA BARU, SPMB DIGELAR 22-26 JUNI SECARA ONLINE

PESISIR MEDIA.COM, BANJARBARU – Sebanyak 14 SMP Negeri di Kota Banjarbaru akan serentak melaksanakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 pada 22 hingga 26 Juni 2026. Pelaksanaan penerimaan siswa baru dilakukan secara online dan gratis sesuai petunjuk teknis yang telah ditetapkan Pemerintah Kota Banjarbaru.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Tetty Anggraini, mengatakan pelaksanaan SPMB tahun ini dilaksanakan secara serentak di seluruh SMP Negeri di Banjarbaru dengan mengedepankan prinsip objektif, transparan, akuntabel, tidak diskriminatif, dan berkeadilan.

Secara keseluruhan, daya tampung SMP Negeri di Kota Banjarbaru mencapai 3.040 siswa yang tersebar dalam 95 rombongan belajar (rombel).

Salah satu sekolah yang mengalami peningkatan daya tampung adalah SMP Negeri 8 Banjarbaru. Kepala SMPN 8 Banjarbaru, Nurul Huda, menyebut sekolahnya tahun ini menerima sebanyak 256 siswa baru yang terbagi dalam delapan rombel, meningkat dari sebelumnya enam rombel.

“Setiap rombel akan diisi maksimal 32 siswa sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Nurul Huda menjelaskan, pelaksanaan SPMB mengacu pada empat jalur penerimaan, yakni jalur domisili sebesar 50 persen, jalur afirmasi 20 persen, jalur prestasi 25 persen, dan jalur mutasi perpindahan tugas orang tua sebesar 5 persen.

Untuk jalur domisili, calon murid harus memiliki Kartu Keluarga yang telah terbit minimal satu tahun serta memenuhi persyaratan usia maksimal 15 tahun. Sementara jalur afirmasi diperuntukkan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu dan penyandang kebutuhan khusus yang dibuktikan dengan dokumen pendukung seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Adapun jalur prestasi mencakup prestasi akademik maupun nonakademik, termasuk kejuaraan tingkat daerah hingga nasional, serta hasil tes kemampuan akademik pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia.

Nurul menegaskan seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online dan setiap jalur penerimaan akan dikawal sesuai petunjuk teknis yang berlaku guna menjamin keterbukaan dan keadilan bagi seluruh calon peserta didik.

Ia juga mengingatkan seluruh guru dan panitia untuk menjaga integritas pelaksanaan SPMB dengan menghindari segala bentuk benturan kepentingan serta memastikan proses penerimaan berlangsung tanpa pungutan biaya.

“SPMB harus berjalan sesuai aturan, transparan, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon murid yang memenuhi persyaratan,” pungkasnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button