
Banjarbaru, 3 Juli 2026 – Pesisir Media.com, Revitalisasi gudang Perum Bulog di kawasan Landasan Ulin, Banjarbaru, resmi diresmikan hari ini. Fasilitas penyimpanan pangan modern ini memiliki kapasitas 3.500 ton dan menjadi langkah strategis memperkuat posisi Kalimantan Selatan sebagai salah satu daerah penyangga utama pangan nasional.
Dibangun dengan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp12,15 miliar, gudang ini dikerjakan mulai 21 April 2025 dan selesai 12 Februari 2026 dengan realisasi fisik 100 persen tanpa deviasi, serta kini memasuki masa pemeliharaan hingga Februari 2027.
Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, dalam sambutannya saat peresmian menegaskan infrastruktur logistik pangan adalah fondasi utama mewujudkan target swasembada pangan nasional.

“Revitalisasi gudang Bulog ini wujud nyata penguatan sistem logistik pangan. Dengan kapasitas penyimpanan yang lebih baik, penyerapan hasil panen petani makin optimal, cadangan beras pemerintah makin kuat, serta stabilitas pasokan dan harga pangan dapat terus terjaga,” ujar Titiek.
Ia menambahkan Kalimantan Selatan memiliki posisi sangat strategis sebagai lumbung pangan di Pulau Kalimantan, sehingga fasilitas penyimpanan yang memadai sangat dibutuhkan agar produksi petani dikelola dengan maksimal. Komisi IV DPR RI juga berkomitmen mendukung program Bulog yang berpihak pada petani, termasuk membuka peluang dukungan anggaran pembangunan Rice Milling Unit (RMU) di daerah ini.
Perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Sekretaris Daerah Muhammad Syarifuddin, menyampaikan apresiasi atas peresmian tersebut. Ia menyebut saat ini Kalsel mencatat surplus produksi beras mencapai sekitar 1,3 juta ton, bahkan telah mencapai swasembada beras dan menjadi penyangga utama kebutuhan pangan se-Kalimantan.

“Alhamdulillah, hasil panen petani kini dapat tersimpan dengan baik di gudang yang lebih layak. Ini mendukung petani sekaligus membantu Bulog menjaga ketersediaan pangan daerah,” ujar Syarifuddin.
Pemprov Kalsel lanjut berkomitmen terus memperkuat sektor pertanian melalui peningkatan infrastruktur, dukungan langsung kepada petani, dan kolaborasi berkelanjutan dengan pemerintah pusat.
Gudang revitalisasi ini nantinya akan berperan penting memperkuat cadangan beras pemerintah, memperlancar distribusi pangan, serta menjaga stabilitas harga beras di wilayah Kalimantan.



