
Pesisir Media.com, Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, menegaskan agar seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bekerja serius dalam penyerapan anggaran tahun 2025.
Penegasan tersebut disampaikan usai mengikuti rapat paripurna DPRD Kalsel di Banjarmasin, Rabu (12/11/2025). Muhidin meminta setiap SKPD untuk merealisasikan program sesuai perencanaan tanpa menunda pelaksanaan hingga akhir tahun.
“Saya tekankan kepada seluruh SKPD, rencana anggaran harus dijalankan dengan baik. Jangan sampai di pertengahan tahun nanti tidak bisa melaksanakan program yang sudah dianggarkan,” tegas Muhidin.
Ia menambahkan, pemerintah provinsi akan mengambil langkah tegas terhadap pimpinan SKPD yang gagal menyerap anggaran secara maksimal.
“Apabila SKPD terkait tidak mampu membelanjakan dana yang sudah direncanakan, maka saya cukupkan saja, atau silakan mengundurkan diri. Tidak perlu lagi menjabat di SKPD,” ujarnya.
Muhidin menilai, percepatan penyerapan anggaran sejak awal tahun sangat penting agar tidak terjadi penumpukan kegiatan dan pengendapan dana di akhir tahun.
“Kalau lelang dilakukan di awal tahun, berarti tidak akan terjadi lagi penumpukan kegiatan di akhir tahun,” jelasnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menargetkan pelaksanaan program pembangunan tahun 2025 berjalan lebih efektif dan efisien melalui pengawasan ketat terhadap penyerapan anggaran di setiap SKPD.



