TANAH BUMBU

Pesta pantai Mappanreritasi’e tahun 2022 yang telah digelar dari tanggal 13 April 2022 hingga 22 Mei 2022

pesta pantai mappanreritasi’e resmi ditutup, melahirkan nilai bagi generasi muda tanah bumbu. bupati tanah bumbu Zairullah azhar dalam acara Pesta Pantai Mappanreritasi’e, mengungkapkan event ini bukanlah sekedar peringatan budaya semata.

puncak acara mappanreritasi’e

Pesta pantai Mappanreritasi’e tahun 2022 yang telah digelar dari tanggal 13 April 2022 hingga 22 Mei 2022

Dengan menyajikan berbagai macam lomba mulai dari yang bernuasa kesenian,budaya, agama hingga modern dan puncaknya pelaksanaan Prosesi Adat Mappanreritasi’e yang bermakna makan bersama di pantai

Pada acara puncak Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar menyampaikan dalam acara Mappanreritasi’e ada nilai spesial yang ingin diwariskan kepada anak cucu kita

“Pesta Pantai Mappanreritasi’e bukanlah sekedar peringatan budaya tapi menjadi nilai spesial yang ingin diwariskan kepada anak cucu kita yakni Keteguhan, kekuatan, kekohohan dan Pantang menyerah”

“Sekali layar terkembang, pantang surut kembali yang menjadi motto yang diwariskan nenek moyang kita dahulu”

Pada acara puncak pesta pantai ini Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar juga berpesan kepada Lembaga Ade Ogi Tanah Bumbu untuk terus melestarikan semangat yang sudah diwariskan oleh Nene Moyang kita dahulu, yang membuka Tanah Bumbu, datang dari Jauh ke Tanah Bumb

“Lembaga Ade Ogi Tanah Bumbu agar terus melestarikan semangat yang diwariskan oleh Nenek Moyang kita dahulu, yang membuka Tanah Bumbu yang datang kesini dari jauh, dari mana-mana”

“Ada semangat yang luar biasa yang tidak pernah putus asa dalam menghadapi tantangan apapun dalam meraih cita-cita, itulah masyarakat Tanah Bumbu”

Sementara itu dalam sambutannya Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintah, Hukum, dan Politik Gubernur Kalimatan Selatan, DR. Ir. H. Suparno, MM, MP, mengusulkan agar agenda berikutnya dapat masuk dalam kegiatan Kalimatan Selatan.

“ kedepan event-event daerah akan dimasukan dalam kelender kegiatan Kalimantan Selatan, tidak hanya menjadi festival budaya nelayan saja tetapi lebih luas lagi, sehingga dapat mendatangkan wisatawan nasional dan mancanegara,”

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!