TANAH BUMBU

Siapkan Lomba PMT B2SA Tingkat Provinsi Kalsel, DKPP Bersama TP PKK Kabupaten Display Menu PMT Berbasis Pangan Lokal

Pesisirmedia.com, BATULICIN – Dalam rangka persiapan dan pemantapan peserta perwakilan Kabupaten Tanah bumbu untuk mengikuti lomba menu PMT (Pemberian Makanan Tambahan) di Posyandu berbasis pangan lokal, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bekerjasama dengan TP PKK Kabupaten Tanah Bumbu, mendisplay menu PMT di Posyandu Bina Warga Desa Tri Martani Kecamatan Sungai loban, Senin (22/05/2023).

Kegiatan tersebut juga untuk menggerakkan gerakan makan enak, makan sehat, makan B2SA (beragam, bergizi, seimbang dan aman),
suka sayur dan buah sehingga tercipta konsumsi pangan berkualitas yang ditandai dengan keragaman jenis pangan dan keseimbangan gizi agar tubuh sehat, aktif dan produktif.

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh Ketua TP PKK Kecamatan Sungai Loban Lasma Asih Agus Salim, ia mengungkapkan Kegiatan lomba ini dapat memberikan semangat kepada para ibu-ibu TP PKK khususnya kader-kader posyandu untuk tetap terus berkreasi memanfaatkan bahan baku lokal pengganti nasi seperti dari umbi-umbian, jagung, maupun bahan non beras dan non terigu lainnya.

Dan sebagai salah satu upaya nyata dalam mendorong masyarakat khususnya orang tua untuk mengenal, mengolah dan mengkonsumsi sumber-sumber pangan lokal dengan tetap berpedoman pada keseimbangan gizi agar tercipta anak-anak yang sehat, aktif dan produktif, khususnya dalam mendukung penanganan stunting.

Turut hadir dalam mendisplay menu PMT meliputi Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanah Bumbu, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Kesehatan, Chef Ani Sebagai Pendamping dalam pembuatan menu PMT, Kades dan Kader Posyandu Bina Warga Desa Tri Martani serta sejumlah anak balita untuk ikut serta mencicipi olahan makanan dari hasil inovasi kader, apakah sesuai dengan selera anak-anak balita atau tidak.

Berbagai macam olahan pangan lokal yang bergizi disajikan untuk didisplay diantaranya sup jamaika, Pie PTT (Pie Tahu Tempe), Cookies Corn Hakochi, sirup bunga telang dengan campuran irisan buah lemon.

Sementara itu, untuk mewujudkan target Kabupaten dalam menekan angka stunting, Posyandu Bina Warga memiliki beragam inovasi meliputi inovasi Tas Desi (berantas stunting dengan intervensi gizi), pelacakan balita stunting, Kelas asik (anak sehat investasi keluarga), edukasi cantik (cegah anemia pasti keren), pemberian paket pertolongan gizi pada balita stunting dan balita kurus, dan ceting herdu (cegah stunting dengan herbal dan madu).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!