TANAH BUMBU

UPPD Batulicin Berikan Bingkisan Masyarakat Taat Pajak

Pesisirmedia.com, Batulicin, kalimantanpost.com – Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Batulicin memberikan bingkisan kepada wajib pajak (WP) yang taat membayar pajak dan tidak pernah menunggak.


“Ini merupakan kepedulian terhadap wajib pajak yang taat dan tidak pernah menunggak pajak,” kata Kepala UPPD Samsat Batulicin, Indra Abdillah, di sela Sosialisasi Perda Nomor 5 tahun 2011 tentang Pajak Daerah yang dilaksanakan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, M Yani Helmi di Desa Kupang Berkah Jaya, Jumat (14/4/2023) petang, di Batulicin.


Menurut Indra Abdillah, bingkisan ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi masyarakat agar tidak terlambat dan rutin membayar pajak.


“Karena ketaatan membayar pajak ini, artinya turut berkontribusi pada pembangunan daerah,” tambahnya, didampingi Yani Helmi.

“Mudah-mudahan bisa memicu masyarakat lain dalam taat melaksanakan kewajibannya membayar pajak. Karena pajak, membangun banua,” ungkapnya.


Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, turut mengapresiasi atas inisiatif UPPD Samsat Batulicin dalam memberikan penghargaan kepada wajib pajak.


“Ini sangat bagus sekali dan contoh untuk kabupaten/kota lain di Kalsel, untuk menarik minat masyarakat membayar pajak,” kata politisi Partai Golkar.


Dirinya berharap, atas penghargaan yang diberikan tentu dapat menunjang keikutsertaan terhadap penambahan wajib pajak untuk turut berkontribusi dalam peningkatan pendapatan daerah.


“Sekali lagi, terima kasih banyak dan tentunya saya sangat mengapresiasi sekali,” ungkap legislatif yang akrab disapa Paman Yani tersebut.


Selain penyerahan secara simbolis oleh Kepala UPPD Batulicin Indra Abdillah. Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, juga turut berkesempatan membagikan sejumlah bingkisan kepada warga sebagai wajib pajak.


Apalagi yang menerima bingkisan ini merupakan tokoh masyarakat, yang diharapkan bisa menjadi contoh bagi wajib pajak lainnya.


“Semoga teladan mereka diikuti wajib pajak lainnya, sehingga lebih banyak lagi yang berkontribusi pada pendapatan daerah,” ujarnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!