
Pesisir media.com, Banjarbaru – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan bahwa Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) bukan sekadar bantuan finansial, melainkan instrumen strategis untuk pemerataan kualitas pendidikan, khususnya bagi sekolah swasta.
Kepala Disdikbud Provinsi Kalimantan Selatan, Galuh Tantri Narindra, mengingatkan seluruh kepala sekolah agar menjaga integritas dalam pengelolaan dana BOSDA. Ia menegaskan bahwa meskipun BOSDA disalurkan kepada sekolah swasta dalam bentuk hibah, dana tersebut tetap merupakan uang negara yang harus dikelola secara tertib, transparan, dan akuntabel.
“Perlu saya tegaskan bahwa meskipun dana BOSDA diberikan kepada sekolah swasta dalam bentuk hibah, dana ini tetap merupakan uang negara yang pengelolaannya wajib dilaksanakan secara tertib, transparan, dan akuntabel,” ujar Galuh Tantri Narindra, Senin (19/1/2026).Lebih lanjut, Tantri menjelaskan bahwa perencanaan yang matang melalui Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) menjadi fondasi utama dalam pemanfaatan BOSDA.
RKAS, menurutnya, tidak boleh dipandang sekadar sebagai pemenuhan kewajiban administratif.“RKAS bukan sekadar dokumen administratif, melainkan peta jalan sekolah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, relevan dengan kebutuhan peserta didik, dan selaras dengan kebijakan pemerintah daerah,” tambahnya.
Dalam kegiatan asistensi yang dilaksanakan pada 18 hingga 20 Januari 2026, Disdikbud Kalsel juga menitikberatkan pada sinkronisasi data Dapodik sebagai dasar penetapan alokasi dana BOSDA.
Melalui asistensi tersebut, sekolah diminta menyiapkan sejumlah dokumen penting, mulai dari proposal usulan BOSDA tahun 2026 dan 2027 hingga laporan keuangan tahun sebelumnya guna mendukung proses verifikasi yang akurat.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap, melalui dukungan BOSDA ini, sekolah swasta dapat terus berperan sebagai “lokomotif perubahan” dalam dunia pendidikan dan melahirkan generasi Banua yang unggul, berbudaya, serta berakhlak mulia. (MC Kalsel)



