KALSELTANAH BUMBU

Pencarian Orang Tenggelam di Irigasi Batulicin Dilanjutkan, Tim Terkendala Derasnya Arus Sungai

Pesisirmedia.com, BATULICIN – Pencarian dua korban tenggelam di Irigasi batulicin  Desa Mekarsari Kecamatan Simpangempat Kabupaten Tanahbumbu, dilanjutkan.

Basarnas bersama SAR gabungan melakukan pencarian di sungai, lokasi tenggelamnya dua orang tersebut.

Kedua pria tenggelam yang bernama Imul (30) dan Jali (30) itu, tidak bisa keluar dari sungai setelah mandi di tengah derasnya air sungai.

Sementara satu rekannya Parno, berhasil keluar dari sungai meski berjuang dengan susah payah.

Di hari kedua ini, Sabtu (14/5/2022) pagi, pencarian kembali dilanjutkan tim SAR Gabungan.

Arus air yang masih deras membuat petugas SAR gabungan masih sulit menemukan dua korban yang diduga tenggelam itu.

“Hari ini bergerak lagi, melakukan pencarian lanjutan bersama tim gabungan,” kata Koordinator Unit Siaga SAR Batulicin Deni Arizal.

Hingga pukul 10.00 wita, tim masih belum menemukan korban, namun masih terus melakukan pencarian.

Pada Jumat (13/5/2022) siang, tiga pria menceburkan diri ke sungai untuk mandi.

Awalnya, dua orang lebih dulu menceburkan diri dan korban selamat, Parno juga sempat terjun ke sungai, tetapi berhasil keluar meski bersusah payah karena air sungai begitu deras.

Sedangkam dua rekannya, tidak bisa keluar lagi dan akhirnya, tak lagi muncul ke permukaan.

Berdasarkan informasi Parno (40) warga Kurau Kabupaten Tana Laut, korban sempat dicegah agar tidak terjun ke Bendungan, karena airnya sangat dalam namun kedua korban tak menggubris hingga terjadilah peristiwa tersebut.

Korban hilang bernama Jali (25) dan Imul (30).

Didapatkan informasi bahwa kedua korban yang tenggelam tersebut berprofesi sebagai buruh harian lepas.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin melalui Koordinator Unit Siaga SAR Batulicin Deni Arizal menuturkan, setelah tiba di lokasi langsung berkoordinasi dengan Potensi SAR yang ada di lapangan.

“Kami segera menutup sebagian pintu air irigasi untuk mengurangi volume air, melakukan pencarian di sekitaran LKP menggunakan perahu karet untuk membuat pusaran air dan melakukan penyisiran ke arah hilir kurang lebih 1 KM,”jelasnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!