
Pesisir media.com, Banjar- Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Dody Hanggodo, meninjau langsung kondisi banjir di Desa Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kamis (9/1/2026). Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam menangani persoalan banjir yang kerap terjadi di Kalimantan Selatan.
Setibanya di Banua, Menteri PU disambut Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang diwakili Sekretaris Daerah Muhammad Syarifuddin bersama jajaran balai teknis dan kepala SKPD terkait. Di lokasi banjir, Menteri PU juga menyerahkan bantuan sembako kepada warga terdampak sebagai bentuk empati dan kehadiran negara.

Menteri PU menjelaskan, banjir di Sungai Tabuk disebabkan oleh pasang laut tinggi yang menghambat aliran Sungai Martapura, sehingga air dari sungai-sungai kecil tertahan dan 1meluap ke permukiman. Untuk solusi jangka panjang, pemerintah pusat merencanakan pembangunan Bendungan Riam Kiwa yang ditargetkan mulai dikerjakan tahun ini dan rampung dalam dua hingga tiga tahun, dengan potensi pengendalian banjir hingga 70 persen.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan, M. Yasin Toyib, menyatakan kesiapan pemerintah provinsi untuk mendukung penuh program tersebut. Ia menegaskan PUPR Kalsel siap menjalankan seluruh proses administrasi dan teknis di lapangan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi, termasuk koordinasi lintas instansi guna mempercepat realisasi pembangunan bendungan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan pemerintah pusat demi percepatan penanganan banjir dan perlindungan masyarakat dari risiko bencana berulang.



